Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-06 06:00:00【Sehat】207 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(74)
Artikel Terkait
- Pegawai Federal AS antre bantuan makanan saat shutdown
- Rutan Cipinang
- Dinkes DKI catat 1,9 juta kasus ISPA hingga Oktober 2025
- Bantuan meningkat, penjarahan truk bantuan di Gaza turun drastis
- Program MBG di Banjarmasin telah menyasar 66 ribu penerima manfaat
- Pembuat film "Pengin Hijrah" dipuji promosikan wisata Uzbekistan
- Penulis "I Want to Die But I Want to Eat Tteokbokki" meninggal dunia
- Bank bjb perkuat peran dalam akselerasi investasi di Jawa Barat
- Mencipta karya bermakna tanpa menghamba pada algoritma
- Hari Pangan Sedunia, bergandengan tangan membangun pangan
Resep Populer
Rekomendasi

SPPG Polda Maluku kawal mutu dan ketepatan distribusi MBG ke sekolah

Mulut bersih, tenggorokan sehat: ini manfaat kumur dengan air garam

Mendag sebut transaksi TEI 2025 tembus Rp286 triliun

Cara terhindar dari migrain ketika cuaca panas

5 makanan sehat ala Jepang, benarkah jadi resep umur panjang?

Survei Indostrategi setahun Prabowo ungkap PKG dapat skor tertinggi

Gastrodiplomasi lewat cilok dan seblak

Pemkot Palu: Penerapan standar MBG solusi hindari keracunan makanan